JAKARTA, TRIBUN -- Polri memastikan bahwa seorang wanita dan tiga anak kecil dari salon Rinova, Pamulang yang diamankan oleh tim Detasemen Khusus 88 Antiteror bukanlah istri dan anak-anak ari dr. Fauzi seperti yang diberitakan selama ini. Wanitadan ketiga anak tersebut juga bukanlah istri dan anak dari Dulmatin.
"Itu bukan istri Dulmatin dan tidak juga terkait dengan Fauzi," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol. Edward Aritonang, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (11/3). Dilanjutkannya, wanita dan ketiga anak kecil itu telah dipulangkan oleh tim penyidik setelah melalui proses pemeriksaan dan tidak terbukti terlibat dalam kegiatan kelompok teroris di sana.
"Sudah dipulangkan kemarin," tambahnya. Kabareskrim Polri, Komjen Pol Ito Sumardi menambahkan, diamankannya empat orang tersebut tidak diikuti dengan penahanan sebab tindakan pengamanan merupakan prosedur tetap ketika terjadi kontak tembak. "Apalagi risiko bahaya disana saat itu juga tinggi," tandasnya.
Terkait dr. Fauzi, Edward mengungkapkan saat ini mantri tersebut masih dalam pemeriksaan tim penyidik Densus 88 Antiteror di mako Brimob Polri.
Sementara itu, jenazah Dulmatin yang tewas dalam penggerebekan dan penindakan terhadap kelompok teroris di ruko Multiplus, Pamulang dipastikan sudah dapat dibawa pulang oelh keluarga. "Terkait jenazah Dulmatin, hari ini Polri sudah memperbolehkan untuk dibawa pulang," ujar Edward.
Bahkan Polri mengaku siap memberikan fasilitas berupa pengataran jenazah hingga ke kediaman yang bersangkutan. Hal yang serupa diberlakukan bagi Ridwan dan Hasan, dua pengawal Dulmatin yang tewas di Gang Asem. (Persda Network/Roy)