PEMALANG, TRIBUN -- Keluarga Joko Pitono alias Amar Usman alias Dulmatin rencananya akan memakamkan jenazah tersangka teroris tersebut ke pemakaman keluarga di Desa Loning, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jumat (13/3) pagi.
Ayah tiri Dulmatin, Jazuli Arwan mengatakan, keluarga besar alm H Sofi (kakek Dulmatin) telah menyepakati pemakaman dilakukan di pemakaman Makam Dowo yang letaknya sekitar 500 meter dari tempat kelahiran tersangka peracik bom Bali 2002 tersebut .
"Tadinya kami mengusulkan dimakamkan di pemakaman Desa Bulu yang tidak jauh dari rumah kami. Tetapi setelah berunding dengan keluarga lainnya akhirnya diputuskan dimakamkan di Makam Dowo," kata Jazuli kepada PersdaNetwork di kediamannya di Pasar Petarukan, Kamis (12/3) petang.
Jenazah Dulmatin diperkirakan sampai di rumah duka pada Kamis malam sekitar pukul 22.00 hingga 23.00 wib setelah dilepas dari RS Polri sekitar pukul 16.00 wib.
Makan Dowo (panjang) sendiri adalah makam yang biasa digunakan untuk memakamkan masyarakat Loning yang meninggal. Makan tersebut dinamakan Makam Dowo karena ada tiga makam yang panjangnya tidak biasa. Yang satu sepanjang 10 meter dan yang dua panjangnya sekira 5 meter. Dipercaya masyarakat, makam yang panjang tersebut bukan makam makam manusia, tetapi tempat penyembunyian senjata-senjata pada saat jaman perjuangan dulu. (PersdaNetwork/ewa)