/ Home / Kalsel /
Kalsel
DBD Masih Menghantui, Anggaran Fogging Habis
dok bpost
Wakil Gubernur Kalsel H Rosehan NB saat melakukan fogging DBD di Banjarmasin.

PELAIHARI, TRIBUN - Dinas Kesehatan Tanahlaut (Tala) harus berpikir keras dalam melaksanakan pengasapan (fogging). Pasalnya, anggarannya habis, sementara kegiatan tersebut harus terus dilakukan mengingat masih adanya kasus DBD (demam berdarah dengue).

 
"Serangan penyakit DBD memang telah turun signifikan. Tapi satu sampai dua kasus positif kadang masih terjadi, sehingga adakalanya diperlukan tindakan pengasapan," kata Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular Diskes Tala Antonius Jaka.
 
Pengasapan dilakukan jika hasil survei epidomologis dalam rentang radius 100 meter dari rumah penderita DBD ditemukan tiga kasus demam tinggi dan jentik nyamuk aedes aegypti--vektor (perantara) penularan penyakit DBD)--pada tiga rumah. Pengasapan bertujuan untuk membunuh larva dewasa nyamuk berwarna hitam berbintik putih tersebut.
 
Data Diskes setempat hingga kemarin total kasus positif DBD sejak awal Januari lalu mencapai 224 kasus. Dua di antaranya meninggal dunia, selebihnya telah sembuh setelah mendapatkan perawatan medis.
 
Serangan DBD meninggi sejak Desember 2009 lalu dan berlanjut hingga Januari 2010. Kasus positif DBD Januari mencapai 157, Pebruari 60 kasus, dan Maret (hingga tanggal 10) tujuh kasus.
 
Kasus DBD di Tala tahun ini tergolong cukup tinggi hingga masuk kategori KLB (kejadian luar biasa). Hingga Pebruari saja, jumlah kasunya telah melebihi total kasus selama tahun 2009 (188 kasus, dua meninggal).
 
Tingginya serangan DBD itulah yang menyebabkan cepat ludesnya anggaran fogging. Tahun ini anggarannya hanya untuk 40 fokus (tiap fokus dua kali fogging) dan telah habis terpakai sejak beberapa pekan lalu.
 
Penganggaran fogging sebanyak 40 fokus tersebut kurang lebih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2009 anggarannya 50 kali fokus dan hanya terpakai 37 fokus.
 
Lalu bagaimana jika nanti ada kasus baru DBD dan perlu fogging? "Ya terpaksa menggunakan dana talangan. Nanti akan kami ajukan pendanaannya pada perubahan anggaran," kata Antonius.
 
Dikatakannya sudah tiga kali kegiatan pengasapan yang harus menggunakan dana talangan. "Hari ini (kemarin, red) yang keempat, foggingnya di Desa Tanjung Kecamatan Bajuin," katanya.
 
(roy)
 
DBD Tanahlaut
----------------
- Januari 157 kasus
- Pebruari 60 kasus
- Maret (hingga tanggal 10) tujuh kasus

Tribun Pontianak
Bergabung dengan Facebook Tribun Pontianak

e-mail : tribunpontianak@yahoo.com
SMS Hotline : 081257554020
Sirkulasi : (0561) 725588
Iklan : (0561) 7910123

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Jumat, 30 Juli 2010