Hukum Internasional
Rusia Tangkap 10 Tersangka Ledakan Bom KA
www.medantalk.com
Ilustrasi

MOSKOW, TRIBUN - Sepuluh orang ditangkap pasukan keamanan Rusia dalam satu operasi yang menewaskan pemimpin gerilyawan. Mereka ditahan sebagai tersangka dalam ledakan bom di kereta api, demikian dilaporkan kantor berita Rusia, Rabu (10/3/2010).

Para tersangka ditahan dalam operasi dua hari di sebuah desa di provinsi Ingushetia yang berpenduduk mayoritas Muslim yang menurut para pejabat delapan orang tewas termasuk Alexander Tikhomirov, seorang pemimpin gerilyawan terkemuka yang dikenal dengan nama Said Buryatsky.

Kepala Badan Keamanan Federal Rusia (FSB) mengemukakan kepada Presiden Dmitry Medvedev, Sabtu bahwa bukti dari lokasi mengakibatkan kelompok Tikhomirov dengan ledakan bom di kereta api Nevsky Express, yang menewaskan 12 orang yang sedang dalam perjalanan dari Moskow ke St Petersburg.

Ledakan bom itu adalah serangan yang paling banyak menimbulkan korban jiwa di wilayah Kaukasus Utara itu dalam lima tahun dan menimbulkan kekhawatiran akan gelombang ledakan bom baru di wilayah Rusia.

"Pengadilan Basmanny Moskow menyetujui penahanan10 tersangka itu pekan lalu dan mereka telah dibawa ke ibu kota," kata kantor berita RIA mengutip pernyataan juru bicara Anna Usahgyova.

Para gerilyawan Chechnya mengaku bertanggungjawab atas serangan bom di Nevsky Express di laman internet tidak resmi kelompok Islam, tetapi Buryatsky sendiri tidak pernah mengaku bertanggungjawab. (Kompas.com)

Tribun Pontianak
Bergabung dengan Facebook Tribun Pontianak

e-mail : tribunpontianak@yahoo.com
SMS Hotline : 081257554020
Sirkulasi : (0561) 725588
Iklan : (0561) 7910123

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Jumat, 30 Juli 2010