JAKARTA, TRIBUN - Sebagai pendatang baru di dunia musik Indonesia, pesinetron Cinta Laura tak mau muluk-muluk. Gadis kelahiran Jerman, 17 Agustus 1993 itu hanya ingin musik pop-electro yang diusungnya bisa diterima penikmat musik Tanah Air.
"Aku pengin lihat orang suka apa enggak aku nyanyi," ujar Cinta saat launching labum perdananya, "Cinta Laura" di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (12/2/2010).
Dalam album perdananya yang dibantu oleh DJ Sumantri, Cinta berharap banyak warna musik yang diusungnya akan jadi sensasi. "Karena aku bawa sensasi baru di Indonesia dengan pop-electro, dan itu sesuatu yang baru karena selama ini orang Indonesia lagi suka pop yang Melayu," jelasnya.
Agar album yang mengusung "Cinta Atau Uang" sebagai single jagoannya tersebut mudah diterima penikmat musik, Cinta menyerahkannya kepada label rekaman. "Sony Management tahu apa yang sedang masyarakat suka, dan thanks buat DJ Sumantri bisa bikin lagu saya jadi elektronik dance dan jadi enak banget. Saya sangat suka," ujarnya.
Hasilnya, album yang mulai digarap sejak Juni hingga Desember 2009 lalu itu pun laris manis. "Seperti yang tadi dibilang, baru dua minggu album aku laku seratus ribu, dan itu sebenarnya sangat susah banget karena sekarang banyak pembajak," jelas Cinta.
Namun, dengan torehan prestasi seperti itu sebagai pendatang baru Cinta tak mau jumawa. "Tidak, ini kan baru album pertama aku, dan aku belum berani bilang ini sukses," tutup Cinta. (kompas.com)