JAKARTA, TRIBUN - Sekitar 50 pedagang batik dari Yogyakarta berikut belasan pengrajin sutera dari Wajo, Sulawesi Selatan membuka pameran batik di Plaza Kementerian Perindustrian Jl Gatot Subroto Jakarta, Senin (8/2).
"Ini merupakan produk industri kecil menengah terbaik yang kita tampilkan," jelas Menteri Perindustrian, HS. Hidayat, hari ini.
Hidayat mengatakan, batik Indonesia merupakan salah satu jawaban bagi industri tekstil di dalam negeri untuk melawan masuknya produk tekstil dari China.
"Kita memiliki potensi bahan baku, pengrajin dan desain dari berbagau bentuk," jelas Hidayat.
Dalam pameran ini, harga selembar kain batik dan tenun itu berkisar dari harga Rp 150 ribu sampai dengan Rp 1,5 juta. Maklum, peserta yang ikut pameran ini merupakan pilihan daerah Dewan Kerajinan Nasional Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (kontan)