/ Home / Mempawah /
Mempawah
Ombak Terjang Dua Desa

Rabu, 25 November 2009 | 20:51 WIB

MEMPAWAH, TRIBUN - Kepanikan melanda sebagian warga Desa Sengkubang dan Desa Penibung, Mempawah Hilir, Senin (23/11) pagi. Ombak besar dan angin kencang merobohkan sembilan kafe dan 3 rumah yang berada di pinggir pantai wilayah kedua desa tersebut.


Penjaga kafe, Budi mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB dinihari.  Saat itu, ia terbangun karena air laut mengenai wajahnya. Deburan ombak disertai hembusan angin dari arah laut yang cukup kencang.


Budi yang tidur di atas plafon kafe bersama dua temannya, saat itu juga diliputi kepanikan dan segera beranjak turun. "Sampai di bawah saya lihat dinding belakang sudah jebol, maka saya langsung lari melapor sama Bang Daeng (pemilik kafe-Red)," ungkapnya.


Selanjutnya bersama pemilik kafe dan teman-temannya yang lain segera mengemasi perkakas yang ada di kafe tersebut. "Kerugian saya perkirakan sampai puluhan juta, karena banyak barang elektronik yang terendam air laut," tutur pemilik kafe, Daeng.


Dikatakan Daeng, hingga pukul 10.00 setidaknya lima kali ombak besar yang terjadi. "Ombak besar datang secara berulang, beberapa jam reda, kemudian datang lagi, makanya saya terus berjaga di sini," jelasnya.


Berdasarkan pantauan Tribun kerusakan terlihat dari puluhan kafe yang berjejer di tepi pantai Desa Sengkubang. Sembilan kafe dan tiga rumah di Desa Sengkubang mengalami kerusakan, sementara Desa Penibung ada satu kafe yang rusak diterjang ombak.

Sisa-sisa kedasyatan terjangan ombak juga tampak hingga jalan raya Desa Sengkubang yang merupakan jalur utama menuju ke Sambas atau Singkawang. Pasir laut dan sampah-sampah masih berserakan di tengah jalan, menandakan ombak memang sampai di tempat itu.(ari)

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved | About Tribun Pontianak | Pasang Iklan | Berlangganan