BANDUNG,TRIBUN - Pabrik busa PT Mustika Praja Aliendo di Jalan Menger Girang Nomer 438 dilahap si jago merah, Kamis (6/7/10) sore. Belum ada kepastian jumlah kerugian berapa. Namun ribuan busa springbed terbakar ludes. Bahkan bangunan pabrik penyimpan busa seluas sekitar 500 meter ambruk.
Tomi, saksi mata kejadian, mengatakan si jago merah mulai menyala sekitar pukul 16.30. Saat itu tiba-tiba saja api menyala di pojok kanan gudang penyimpan busa.
Karena tiupan angin begitu kencang, api pun semakin membesar. Bahkan api melahap semua gudang, hingga si jago merah nyaris merambat ke gudang lainnya.
Saat kejadian, untungnya para pegawai pabrik baru saja bubar selesai kerja. Di pabrik hanya terdapat sekitar belasan orang. Para pekerja yang berada di pabrik ini, berusaha menyelematkan barang aset perusahaanya. Komputer, busa, dan barang lainnya berbondong-bondong dibawa ke luar.
Kebakaran ini rupanya menjadi tontonan ratusan warga sekitar. Akibatnya jalan Mengger dan Soekarno Hatta dilanda kemacetan lalu-lintas.
Beberapa menit kemudian sekitar tujuh unit pemadam kebakaran menghampiri lokasi kejadian. Mereka kemudian secara maksimal memadamkan api. Si jago merah pun akhirnya menyerah hanya dengan waktu setengah jam.
Pemilik pabrik Krisna Tria yang belakangan diketahui tengah menderita sakit jantung, belum memastikan kerugian yang ditanggungnya akibat kebakaran ini.
Laporan: Tribun Jabar/Sob | Editor: nip