/ Home / Sumatera /
Sumatera
Nyaris Terpanggang karena Minyak Tanah Oplosan

PALEMBANG, TRIBUN - Acara syukuran yang dilaksanakan keluarga Hita (45), berujung petaka. Saat sedang memasak untuk hidangan kepada para tamu, Hita malah disambar api hingga luka bakar cukup serius. Korban sempat dilarikan ke puskesmas terdekat, sebelum dirujuk ke RSMH Palembang. Ibu empat anak ini mengalami luka bakar di bagian leher, muka, tangan, dan kaki.

Hita mengisahkan, pada Kamis (1/7/2010) sekitar pukul 13.00 Wib dia dan beberapa keluarganya yang lain sedang memasak makanan untuk dihidangkan pada acara syukuran yang diadakan dalam rangka umroh, yang akan dilakukan suaminya di Perumahan Hindoli Desa Sungai Lilin, Muba. Saat itu, 4 buah kompor yang disediakan untuk memasak ternyata tidak mencukupi, Hingga dia berinisiatif menambah lagi tempat memasak, namun menggunakan kayu bakar.

Dibantu Rati (30) menantunya, Hita mengumpulakan kayu dan menyalakan api. Namun karena api terlalu kecil, Rati lalu menambahkan lagi minyak tanah. Tanpa diduga, saat menuangkan minyak tanah itulah, spontan membesar dan menimbulkan suara ledakan. Empat orang yang berada di dekat api berhasil menyelamatkan diri. Namun sebagian tubuh Hita terkena semburan api. Saat itu posisinya sedang duduk hingga tidak siap untuk menghindar.

Saat itu 4 orang keluarga yang lain posisinya berdiri, hingga ketika api membesar langsung menghindar. Sedangkan saya sedang duduk, hingga tidak siap. Api menyambar tubuh saya,” ujar Hita saat ditemui di ruang perawatan RSMH Palembang, Sabtu (3/7/2010).

Hita menjelaskan, dia membeli minyak tanah di Pasar Sungai Lilin seharga Rp 7.500 per liter. Minyak tanah yang digunakan itu diduga sudah dioplos oleh penjual. Masalahnya keluarganya memang sudah lama menggunakan minyak lampu sebagai bahan bakar untuk memasak. Namun kejadian seperti itu baru kali ini terjadi. Beberapa tetangganya yang lain juga menggunakan minyak tanah, aman-aman saja dan tidak ada masalah.

Sumber : Tribunnews.com 

Tribun Pontianak
Bergabung dengan Facebook Tribun Pontianak

e-mail : tribunpontianak@yahoo.com
SMS Hotline : 081257554020
Sirkulasi : (0561) 725588
Iklan : (0561) 7910123

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Rabu, 8 September 2010