JAKARTA, TRIBUN - Pawai Ogoh-ogoh yang diadakan di Tugu Monas, Jakarta-Pusat, Senin (15/03/10), ditutup dengan acara yang melibatkan masyarakat dari luar umat Hindu Bali.
Partisipasi dari masyarakat diluar umat Hindu Bali antara lain ondel-ondel Jakarta yang juga disebut sebagai Ogoh-ogoh dari Bali oleh pembawa acara, ratusan anggota karang taruna Jakarta Pusat yang membawa sejumlah besar obor dan karangan buah, serta barongsai Chikung.
Acara yang bertajuk "Parade Budaya Pagelaran Ogoh-ogoh" Itu tidak hanya dinikmati oleh Umat Hindu Bali, sejumlah warga Jakarta yang datangpun juga dapat menikmati acara.
Salah satunya adalah Wahyu (30), walaupun Wahyu bukan penganut agama Hindu Bali, tetapi ia mengaku tertarik untuk datang dan menyaksikan pagelaran juga dihadiri oleh gubernur DKI, Fauzi Bowo itu.
Acara tersebut diadakan oleh pemda DKI dalam rangka menyambut hari raya nyepi, tahun baru saka 1923, yang akan jatuh pada, Selasa (16-03-2010).
Ditengah konflik yang melanda Indonesia, acara prade Ogoh-ogoh tampaknya dapat memberi contoh kepada warga Jakarta akan sebuah toleransi beragama. (TRIBUNNEWS)